![]() |
| PRT Laki-laki di Singapura |
Homekeeper, yang tahun lalu mengumumkan rencana untuk membawa hingga 100 laki-laki “pekerja rumah tangga”, telah memutuskan menghentikaqn sementara karena tidak ada keuntungan yang cukup setelah membawa 10 orang PRT laki-laki dari Myanmar.
Isu yang cukup lama untuk mendapatkan persetujuan izin kerjanya ini, juga disebabkan fakta bahwa PRT laki-laki tidak dapat ditransfer ke keluarga lain dan kesulitan pengaturan tempat tinggalnya di dalam keluarga.
“Jika ada perempuan yang tinggal di rumah, keluarga merasa tidak nyaman dengan PRT laki-laki yang juga tinggal di bawah atap yang sama,” kata general manager Homekeeper, Mark Chin.
Peran langsung PRT laki-laki adalah untuk mengurus orang tua, yang mungkin terlalu berat bagi PRT perempuan untuk mengangkatnya. PRT perempuan hanya dibayar sekitar S$ 600 per bulan, lebih murah bila dibandingkan dengan sekitar $ 2.000 untuk seorang PRT laki-laki.
Seorang jurubicara dari Kementerian Tenaga Kerja (MOM) mengatakan ada sekitar 30 PRT laki-laki di sini, dan aplikasi untuk membawa mereka “sangat khusus” dan diperbolehkan hanya dalam “situasi yang luar biasa”. Ada lebih dari 200.000 PRT perempuan di Singapura.
Tahun lalu, Homekeeper memutuskan untuk membawa PRT laki-laki lainnya setelah mengatakan ada permintaan yang kuat bagi mereka untuk mengurus orang tua yang mungkin terbaring di tempat tidur, mengingat populasi yang menua. Masalahnya proses untuk mendapatkan PRT laki-laki memerlukan persetujuan yang lama hingga memakan waktu satu sampai tiga bulan.
Keluarga yang ingin PRT laki-laki harus bersedia menunggu lebih awal, meskipun kebutuhan mereka muncul lebih mendesak, mereka harus lebih sabar, kata Chin. Kadang-kadang, calon majikan harus mencari bantuan anggota Parlemen agar aplikasinya disetujui, ia menambahkan. Tapi ini hanya masalah kecil.
Seorang PRT laki-laki 32 tahun dari Myanmar memutuskan untuk pulang setelah empat bulan bekerja karena pekerjaan itu tidak seperti yang diharapkan sebelumnya. Dia pikir dia hanya akan mengurus pria tua seperti yang sudah ditetapkan, tapi ternyata ia diminta untuk melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya juga.
Dia juga tidak bisa ditransfer ke keluarga lain karena MOM menyetujui izin kerja bagi PRT laki-laki hanya pada kasus-kasus khusus.
Homekeeper memilih untuk menanggung biaya pemulangan bagi PRT laki-laki yang ingin atau perlu dipulangkan. Dari 10 PRT laki-laki yang dibawa perusahaan, enam orang telah kembali.
Pemilik agen pengerah PRT JRS Business Express, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan ia telah membawa satu atau dua PRT laki-laki, menambahkan bahwa proses aplikasinya “cukup sulit”.
Adapun keluarga yang berharap untuk mempekerjakan PRT laki-laki, Mr Chin mengatakan perusahaannya masih akan membawa mereka, tetapi secara ad-hoc. (straits times)













